•   Rabu, 19 Februari 2020
Peristiwa Kriminal

Anak Dipukul Oknum Kepala Sekolah SD di Jombang, Orang Tua Datangi Kantor Polisi

( words)
Yongki Harsandi saat memberikan keterangan kepada sejumlah jurnalis di Polsek Jombang. (SP/M. Yusuf)


SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Diduga sang anak dianiaya oleh oknum Kepala Sekolah salah satu Sekolah Dasar Negeri di Desa Tunggorono, Kecamatan/Kabupaten Jombang, orang tua murid datangi kantor polisi.

Orang tua murid yang melapor yakni Yongki Harsandi (38), warga perumahan di Desa Tunggorono. Ia melaporkan penganiayaan yang dialami anaknya di sekolah ke Polsek Jombang Kota.

Kedatangan Yongki ini ditemui oleh petugas kepolisian yang piket pada Senin (16/9), sekitar pukul 13.00 WIB. Yongki menerangkan, dirinya mengetahui kalau anaknya yang duduk di kelas dua SD mengalami penganiayaan saat istrinya datang ke sekolah pagi tadi.

"Saat itu sejumlah wali murid mengatakan kalau anak-anaknya telah dipukul oleh oknum Kepala Sekolah saat praktik salat, termasuk anak saya," terangnya saat diwawancarai di Mapolsek Jombang Kota pada Senin (16/9/2019).

Menurut Yongki, di situ (sekolah, red) ibu-ibu sudah ada yang mengaku juga. Untuk itu ia mau laporan ke PPA (Unit Perlindungan Perempuan dan Anak) dulu.

"Ada 10 anak yang dipukul di bagian kepala oleh Kepala Sekolahnya saat sedang praktik salat. Saya juga tidak tahu alasan Kepala Sekolah memukul anaknya beserta teman-temannya itu," ujarnya.

Yongki mengaku telah menemui oknum Kepala Sekolah untuk meminta keterangan terkait penganiayaan yang dialami anaknya.

"Namun oknum Kepala Sekolah membantah tindakan penganiayaan itu," akunya.

Atas kejadian itu, lanjutnya, anaknya mengalami trauma tidak mau berangkat sekolah. Bahkan, anaknya juga sempat sakit seusai mengalami peristiwa itu.

"Kata anak saya dipukul satu kali, tapi di bagian kepala. Saya kurang tahu alasannya apa, itu yang mukul bukan guru tapi Kepala Sekolah. Anak saya trauma tidak mau sekolah," cetusnya.

Sementara, Kapolsek Jombang, AKP Wilono saat dihubungi melalui ponselnya membenarkan, bahwa ada seorang wali murid yang datang ke kantornya untuk melaporkan tindakan penganiayaan.

Namun, pihak Polsek Jombang belum memberikan laporan polisi dan mengarahkan wali murid tersebut untuk melapor ke Unit PPA Polres Jombang.

"Untuk pelaporan yang anak sekolah tadi, langsung kita arahkan ke Unit PPA Polres Jombang agar cepat ditangani," pungkasnya.(suf)

Berita Populer