•   Rabu, 19 Februari 2020
Gas Dan Bumi

Arab Saudi Bangkit, Harga Minyak Turun

( words)
Kepulan asap tebal saat serangan tengah berlangsung di kilang Saudi Aramco SP/Aljz


SURABAYAPAGI.com - Setelah adanya serangan, Arab Saudi bakal kembali produksi minyak. Hal ini mendapat sambutan baik dari harga minyak sendiri. Pasalnya harga minyak telah turun sejak hari Selasa.

Menteri Energi Saudi Abdulaziz bin Salman mengatakan pada hari Selasa bahwa pasokan minyak akan sepenuhnya pulih pada akhir September setelah serangan terhadap fasilitas minyak utama negara itu selama akhir pekan mengganggu produksinya, sebuah laporan berita dari CNBC mengatakan.

Serangan pesawat tak berawak dilaporkan pada dini hari Sabtu dengan beberapa ledakan di pabrik Aramco di bagian timur negara itu, yang mengakibatkan kebakaran hebat.

Menurut perkiraan awal, ledakan itu menghancurkan 5,7 juta barel produksi minyak mentah harian. Jumlah tersebut menyumbang lebih dari setengah dari total output negara, atau lebih dari 5 persen dari total dunia.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober turun 3,56 dolar AS menjadi mantap pada 59,34 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, dan minyak mentah Brent untuk pengiriman November turun 4,47 dolar AS menjadi ditutup pada 64,55 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Berita Populer