•   Rabu, 19 Februari 2020
Hobi

Katanya Gratis, Balapan di GBT Malah Dipungut Rp 250 Ribu per Motor

( words)
Peserta balap dan pengunjung ditarik biaya saat memasuki area sirkuit balap di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.


SURABAYAPAGI.com - Pemkot Surabaya telah membangun sirkuit sepanjang 700 meter di Gelora Bung Tomo (GBT), untuk mengurangi kebiasaan anak-anak muda motor liar di jalanan. Bahkan, Pemkot menggratiskan pebalap atau klub motor yang ingin latihan di sana. Namun faktanya, mereka yang ingin latihandrage race sirkuit bertaraf internasional itu malah ditarik pungutan. Mereka yang menonton pun tidak gratis.
-----------

Dari sejumlah peserta latihandrag race diperoleh informasi, untuk kendaraan sepeda motor dengan kapasitas 100-200 CC dikenakan pungutan Rp 100 ribu per motor. Jika kapasitas mesin di atas 200 CC, biayanya lebih malah lagi, yakni Rp 250 ribu per motor.

Tak hanya itu, pengunjung atau penonton pun dikenai tarif. Setiap kendaraan motor roda dua dikenakan tarif karcis masuk sebesar Rp 10 ribu per motor. Sedang roda empat (mobil) Rp 50 ribu per unit. Padahal, mereka yang menonton hingga ratusan orang. “Bayar mas, nek gak bayar ya gak bisa masuk. Kan ada petugasnya di pintu masuk,” ujar salah seorang penonton yang enggan disebut namanya, kemarin.

Usut punya usut, kegiatan latihandrag race ini ternyara diselenggarakan olehevent organizer (EO) SDC. Sedang di lokasi tidak tampak petugas Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Pemkot Surabaya. Namun pengelolaan fasilitas ini menjadi tanggung jawab Dispora pimpinan Afghani Wardhana. Sayangnya, Afghani saat dikonfirmasi melalui ponselnya, tak diangkat.

Hanny dari SDC yang ditemui mengaku pihaknya sudah mendapat ijin dari Dispora Kota Surabaya untuk kegiatan di GBT tersebut. “Kegiatan ini sudah ada ijinya mas, kalau tidak percaya tanya dan telpon langsung saja ke pihak Dispora,” katanya.

Informasi yang diperoleh permohonan pengajuan penyelenggaraan latihan drag race tersebut diajukan SDC ke Mal Pelayanan Publik di Siola tertanggal 5 September 2019. "SDC mengajukan ijin penyelenggaraan untuk kegiatan latihan balap drag race untuk tanggal 13 dan 14 September 2019," ujar Tarista, petugas yang menerima permohonan pelayanan di loket 18 Mal Pelayanan Publik Siola.

"Sudah sering ngajukan ijin penyelenggaraan. Mungkin sudah kali ketiga pihak SDC mengadakan kegiatan latihan balap drag race," lanjut wanita berjilbab ini.

Sayangnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Pemkot Surabaya, Afghani Wardhana yang dihubungi melalui ponselnya, belum merespon.

Sebelumnya, Afghani Wardhana, menyampaikan sirkuit bertaraf internasional GBT merupakan fasilitas umum yang gratis. Ia mengaku banyak anak muda yang ingin memanfaatkan sirkuit tersebut, namun takut membayar dengan biaya tinggi. "Jadi saya ingin menyampaikan bahwa sirkuit ini gratis. Bagi klub-klub motor, anak-anak muda yang mau memanfaatkan sirkuit ini, silahkan saja," ujar Afghani (18/1).n alq

Berita Populer