•   Rabu, 19 Februari 2020
Hobi

Upaya Tekan Hoax, WhatsApp Mengembangkan Fitur Baru

( words)
Ilustrasi, SP/achBsns


SURABAYAPAGI.com – aplikasi perpesanan popular milik Facebook, WhatsApp, telah mengembangkan fitur yang mereka klaim mampu mengurangi sebaran berita bohong atau HOAX hingga 25%. Fitur yang dimadsut adalah membatasiforwardpesan maksimal kepada 5 penerima saja.

Untuk menekan hoaks, direktur komunikasi WhatsApp Asia, Sravanthi mengatakan pihaknya juga telah menutup dua juta akun per bulan yang masuk dalam kategori mencurigakan.

"Dengan membatasi penerusan pesan ke lima orang dan menutup dua juga akun secara global sudah berhasil mengurangi hoaks hingga 25 persen," ungkap Sravanthi kepada CNNIndonesia.com di Facebook cafe, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9).

Ia menjelaskan tahun lalu ada dua juta akun mencurigakan setiap bulannya yang ditutup WhatsApp.

Untuk mendeteksi akun mencurigakan WhatsApp mengerahkan teknologi artificial intelligence (kecerdasan buatan).

"Kami menggunakan artificial learning untuk melihat akun yang mengirim spam atau melakukan aktivitas tidak normal," ucapnya

WhatsApp juga mengaku menjalin kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika dan sejumlah pihak untuk mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai pesan hoaks.

Menurut Sravanthi, cara terbaik untuk menyetop hoaks adalah dengan pemahaman setiap orang dalam mengartikan pesan yang diterima. Setiap orang diminta untuk bertanggung jawab dalam mengirimkan dan menerima pesan tersebut.

Berita Populer