•   Rabu, 19 Februari 2020
Hobi

Vivo Bakal Sematkan 5G di Ponsel Flagshipnya

( words)
Bocoran bentukkan Vivo Nex 3 SP/Dhi


SURABAYAPAGI.com - Produsen smartphone China Vivo tengah meningkatkan pengembangan handset 5G dengan meluncurkan dua smartphone yang mampu beroperasi pada teknologi nirkabel super cepat dalam waktu kurang dari satu bulan.

Pada hari Senin, Vivo meluncurkan versi 5G dan 4G dari NEX 3, sebagai produk terbaru dari seri NEX premiumnya, yang diluncurkan sekitar 25 hari setelah peluncuran smartphone 5G pertamanya iQOO Pro.

Smartphone 5G unggulan ini ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 855 Plus, dan memiliki layar "waterfall fullview" 6,89 inci, dengan bekal kamera utama 64 megapiksel dan baterai berkapasitas 4.500 mAh yang siap digunakan untuk mengimbangi kebutuhan daya 5G.

Ponsel baru versi 5G NEX 3 dipatok dengan harga 5.698 yuan (sekitar 806,4 dolar AS). Ponsel tersebut dilengkapi dengan antena terbaru perusahaan dan teknologi kecerdasan buatan yang dapat mendukung jaringan 5G dari tiga operator telekomunikasi teratas negara itu.

Pasar mengalami perlambatan karena penetrasi handset yang hampir jenuh. Maka dari itu, Fungsi cerdas, kamera yang kuat, dan kompatibilitas 5G telah menjadi medan pertempuran baru bagi para pemain ponsel pintar di China.

Pembuat smartphone lainnya termasuk ZTE, Huawei dan Samsung telah meluncurkan handset 5G di China setelah pemerintah menghijaukan penggunaan komersial 5G pada bulan Juni. Vivo yang berbasis di Dongguan mengatakan telah menerapkan lebih dari 2.000 paten 5G dan juga melakukan penelitian dan pengembangan teknologi 6G.

Sebagai informasi, pengiriman smartphone China turun 4 persen dari tahun lalu dalam delapan bulan pertama tahun ini menjadi 240 juta unit, termasuk 291.000 handset 5G, sementara sembilan handset 5G dirilis selama periode ini, menurut Akademi Teknologi Informasi dan Komunikasi China.

Meski demikian, China diperkirakan akan menjadi pasar smartphone 5G terbesar, dengan penjualan ponsel 5G berpotensi mencapai 80 juta pada tahun 2020, menurut sebuah laporan oleh perusahaan intelijen pasar Strategy Analytics.

Berita Populer